Tempatnya pengetahuan dasar tentang Islam

18 September 2021

Macam-Macam Denda Haji

Inilah Macam-Macam Denda Haji dari situs Pengetahuan Dasar Islam.

Macam-Macam Denda Haji Dalam Islam

Haji adalah ibadah umat Islam sekaligus rukun Islam kelima. Dalam pelaksanaannya ada aturan syariat yg mengikat. Apabila dilaksanakan sesuai ketentuan aturan maka haji dihukumi sah dan apabila tidak maka dihukumi batal.

Disamping itu, utk mendapatkan keabsahan ibadah haji terkait salah satu kewajiban yg tidak terpenuhi maka syariat memberikan solusi keringanan berupa denda atau fidyah atau dam.

Denda yg wajib dibayar di waktu haji atau ketika ada pelanggaran selama ihram ada 5 (lima) macam, dgn ketentuan sbb:

1. Denda yg wajib dibayar karena tertinggal atau meninggalkan kewajiban yg diperintahkan di dalam ibadah haji.

Urutan denda yg wajib dibayar yaitu seekor domba. Jika tidak mendapatkannya, maka wajib diganti puasa 10 hari; 3 hari di kerjakan di waktu haji (tanah haram) dan 7 hari dikerjakan jika telah tiba di rumahnya.

2. Denda yg wajib dibayar karena mencukur rambut atau memakai wangi-wangian.

Denda yg wajib dibayar yaitu ada 3 pilihan:

a. Seekor domba
b. Puasa 3 hari
c. Bersedekah 3 sha' / 12 mud / 72 ons makanan pokok kepada 6 orang miskin.

3. Denda yg wajib dibayar karena terkepung musuh atau terhalang melakukan haji karena begal di jalan.

Bagi orang ihram yg mengalami hal itu boleh tahallul. Denda yg wajib dibayar yaitu menghadiahkan seekor domba.

4. Denda yg wajib dibayar karena membunuh binatang buruan

Denda yg wajib dibayar yaitu ada beberapa pilihan dgn sejumlah ketentuan, sbb:

a. Apabila binatang buruan itu termasuk yg ada penyerupannya, misalnya kijang, penyerupannya ialah kambing. Maka ia wajib menebus binatang penyerupanya. Kalau tidak ada hewan penyerupanya, maka menebus sesuai harganya dan membeli makanan dgn harga hewan tersebut lalu menyedekahkannya kepada orang miskin. Kalau tidak mampu, maka ia harus berpuasa sebagai gantinya, setiap mud untuk 1 hari.

b. Jika binatang buruan itu termasuk yg tidak ada penyerupaannya, maka ia wajib mengeluarkan menyedekahkan makanan seharga binatang itu kepada orang miskin atau berpuasa sebagai gantinya, setiap mud untuk 1 hari.

5. Denda yg wajib dibayar karena melakukan jimak.

Urutan denda yg wajib dibayar yaitu seekor onta. Kalau tidak ada, maka diganti seekor lembu. Kalau tidak ada juga, maka diganti 7 ekor kambing. Kalau masih tidak ada, maka membayar harga onta tersebut lalu dengan harga itu dibelikan makanan utk disedekahkan kepada fakir miskin. Kalau tidak mampu juga, maka wajib duganti dgn berpuasa, setiap mud utk 1 hari.

Keterangan:

- Barangsiapa meninggalkan rukun haji, tidaklah ia boleh keluar dari ihramnya sehingga ia (selesai) menunaikannya. Dan barangsiapa meninggalkan wajib (haji) haruslah ia membayar dam. Dan barangsiapa meninggalkan sunnah (haji) tidaklah wajib ia membayar sesuatu karena apa yg telah ditinggalkannya itu.

- Hadyah dan pemberian makanan itu akan dihitung sah apabila dilakukan di Tanah Haram. Sedangkan berpuasa ada yg harus dilakukan di Tanah Haram, ada yg boleh dilakukan di mana saja sesuai keinginan.

- Tidak boleh membunuh binatang buruan Tanah Haram dan tidak boleh memotong pohon-pohonnya. Larangan ini berlaku bagi semua orang. Baik yg sudah tahallul ataupun yg sedang berihram. Dalam hal ini adalah sama.

Referensi:

(فصل) والدماء الواجبة في الإحرام خمسة أشياء: أحدها: الدم الواجب بترك نسك وهو على الترتيب شاة فإن لم يجد فصيام عشرة أيام ثلاثة في الحج وسبعا إذا رجع إلى أهله. والثاني: الدم الواجب بالحلق والترفه وهو على التخيير شاة أو صوم ثلاثة أيام أو التصدق بثلاثة آصع على ستة مساكين. والثالث: الدم الواجب بإحصار فيتحلل ويهدي شاة. والرابع: الدم الواجب بقتل الصيد وهو على التخيير إن كان الصيد مما له مثل أخرج المثل من النعم أو قومه واشترى بقيمته طعاما وتصدق به أو صام عن كل مد يوما وإن كان الصيد مما لا مثل له أخرج بقيمته طعاما أو صام عن كل مد يوما. والخامس: الدم الواجب بالوطء وهو على الترتيب بدنة فإن لم يجدها فبقرة فإن لم يجدها فبقرة فإن لم يجدها فسبع من الغنم فإن لم يجدها قوم البدنة واشترى بقيمتها وتصدق به فإن لم يجد صام عن كل مد يوما. ولا يجزئه الهدي ولا الإطعام إلا بالحرم ويجزئه أن يصوم حيث شاء ولا يجوز قتل صيد الحرم ولا قطع شجره والمحل والمحرم في ذلك سواء.

(Fathul Qorib - Bab Ihrom)

No comments: