Tempatnya pengetahuan dasar tentang Islam

10 January 2019

BACAAN NIAT SHALAT SUNNAH NON RAWATIB DAN KETERANGANNYA

BACAAN NIAT SHALAT SUNNAH NON RAWATIB DAN KETERANGANNYA

Shalat sunnah ada rawatib ada non rawatib. Shalat sunnah rawatib sekaligus bacaan niatnya telah diulas pada judul posting sebelumnya sedgkan shalat sunnah bukan rawatib beserta bacaan niatnya akan diulas di bawah nanti.

Pada dasarnya, Shalat sunnah non rawatib dapat didefinisikan sebagai shalat sunnah yg tidak mengiringi shalat fardhu. Tidak ada juga embel2 qabliyah atau ba'diyah pada namanya. Maka shalat sunnah non rawatib ini memiliki nama, status, ciri2, tata cara, dan bacaan niat tersendiri.

Shalat sunnah non rawatib biasanya mempunyai hikmah dan keutamaan tersendiri. Maka banyak orang Islam tertarik mengamalkannya. Apabila itu termasuk Anda, dn sedang mencari2 bacaan niat shalat sunnah yg bukan rawatib ya disinilah tempatnya.

Baik.Inilah Niat shalat sunnah non rawatib disertai bacaan dan artinya demi kemudahkan membacanya. Adapun keterangannya mudah2an menjadi pengenalan dasar tentangnya.

1. NIAT SHALAT SUNNAH TAHAJJUD

ﺃﺻﻠﻲ ﺳﻨﺔ ﺍﻟﺘﻬﺠﺪ ﺭﻛﻌﺘﻴﻦ ﻣﺴﺘﻘﺒﻞ ﺍﻟﻘﺒﻠﺔ ﻟﻠﻪﺗﻌﺎﻟﻰ

Bacaannya:
USHOLLII SUNNATAT-TAHAJJUDI ROK`ATAYNI MUSTAQBILAL-QIBLATI LILLAAHI TA`AALAA

Artinya:
Aku niat shalat  sunnah tahajjud dua rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala 

Keterangan:

- Shalat ini dilakukan pada waktu malam setelah tidur walaupun sebentar. Oleh karena itu, shalat tahajjud disebut dengan shalat malam.

2. NIAT SHALAT SUNNAH HAJAT

ﺃﺻﻠﻲ ﺳﻨﺔ ﺍﻟﺤﺎﺟﺔ ﺭﻛﻌﺘﻴﻦ ﻣﺴﺘﻘﺒﻞ ﺍﻟﻘﺒﻠﺔ ﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ
Bacaannya:
USHOLLII SUNNATAL-HAAJAATI ROK`ATAYNI MUSTAQBILAL-QIBLATI LILLAAHI TA`AALAA

Artinya:
Aku niat shalat sunnah hajat dua rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala

Keterangan:

- Shalat ini dilakukan pada waktu2 mustajab seperti di antara shalat Maghrib dan Isya’ dan sepertiga terakhir malam.

3. NIAT SHALAT SUNNAH ISTIKHARAH

ﺃﺻﻠﻲ ﺳﻨﺔ الْاِسْتِخَارَةِ ﺭﻛﻌﺘﻴﻦ ﻣﺴﺘﻘﺒﻞ ﺍﻟﻘﺒﻠﺔ ﻟﻠﻪﺗﻌﺎﻟﻰ

Bacaannya:
USHOLLII SUNNATAL-ISTIKHOOROTI ROK`ATAYNI MUSTAQBILAL-QIBLATI LILLAAHI TA`AALAA

Artinya:
Aku niat shalat sunnah istikharah dua rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala

Keterangan:

Shalat ini dilakukan pada waktu-waktu mustajab dan pada saat-saat kesulitan memilih satu diantara dua atau banyak pilihan rencana dan lainnya.

4. NIAT SHALAT SUNNAH DHUHA

ﺃﺻﻠﻲ ﺳﻨﺔ ﺍﻟﻀﺤﻰ ﺭﻛﻌﺘﻴﻦ ﻣﺴﺘﻘﺒﻞ ﺍﻟﻘﺒﻠﺔ ﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ

Bacaannya:
USHOLLII SUNNATATDH-DHUHAA ROK`ATAYNI MUSTAQBILAL-QIBLATI LILLAAHI TA`AALAA

Artinya:
Aku niat shalat sunnah dhuha dua rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala

Keterangan:

- Shalat ini dilaksanakan pada pagi hari di saat matahari setinggi tombak sampai matahari di atas ubun-ubun.

5. NIAT SHALAT SUNNAH TARAWIH

ﺃﺻﻠﻲ ﺳﻨﺔ ﺍﻟﺘﺮﺍﻭﻳﺢ ﺭﻛﻌﺘﻴﻦ ﻣﺴﺘﻘﺒﻞ ﺍﻟﻘﺒﻠﺔ مأمُوْمًا ﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ

Bacaannya:
USHOLLII SUNNATAT-TAROOWIIHI ROK`ATAYNI MUSTAQBILAL-QIBLATI MA'MUUMAN LILLAAHI TA`AALAA

Artinya:
Aku niat shalat sunnah tarawih dua rakaat, menghadap kiblat, sbg makmum karena Allah Ta’ala

Keterangan:

- Shalat ini dilakukan pada bulan Ramadhan saja, dilaksanakan setelah shalat Isya’.

6. NIAT SHALAT SUNNAH WITIR

ًﺃﺻﻠﻲ ﺳﻨﺔ ﻣﻦﺍﻟﻮﺗﺮ ﺭﻛﻌﺘﻴﻦ ﻣﺴﺘﻘﺒﻞ ﺍﻟﻘﺒﻠﺔ  ﻟﻠﻪﺗﻌﺎﻟﻰ

Bacaannya:
USHOLLII SUNNATAN MINAL-WITRI ROK`ATAYNI MUSTAQBILAL-QIBLATI LILLAAHI TA`AALAA

Artinya:
Aku niat shalat sunnah dua rakaat dari witir, menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala

Keterangan:

- Shalat ini dilakukan pada malam hari sebagai penutup shalat sunnah yang lain, dilaksanakan setelah shalat Isya’. Jumlah rakaatnya harus ganjil, dan niat raka’at ganjilnya ini:

ًﺃﺻﻠﻲ ﺳﻨﺔ ﻣﻦﺍﻟﻮﺗﺮ ﺭﻛﻌﺔً ﻣﺴﺘﻘﺒﻞ ﺍﻟﻘﺒﻠﺔ ﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ

Bacaannya:
USHOLLII SUNNATAN MINAL-WITRI ROK`ATAN MUSTAQBILAL-QIBLATI LILLAAHI TA`AALAA

Artinya:
Aku niat shalat sunnah satu rakaat dari witir, menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala

7. NIAT SHALAT SUNNAH TAHIYATUL MASJID

ﺃﺻﻠﻲﺳﻨﺔً ﺗﺤﻴﺔ ﺍﻟﻤﺴﺠﺪ ﺭﻛﻌﺘﻴﻦ ﻣﺴﺘﻘﺒﻞ ﺍﻟﻘﺒﻠﺔ ﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ

Bacaannya:
USHOLLII SUNNATAN TAHIYYATAL-MASJIDI ROK`ATAYNI MUSTAQBILAL-QIBLATI LILLAAHI TA`AALAA 

Artinya:
Aku niat shalat sunnah tahiyatul masjid dua rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala )

Keterangan:

- Shalat ini dilakukan setiap kita masuk masjid, sebelum duduk.
----------

Keterangan:

- Shalat sunnah non rawatib adalah shalat sunnah yg tidak menyertai shalat fardhu. Shalat sunnah ini tidak terikat dng pelaksanaannya entah sebelum atau sesudahnya. Contohnya seperti di atas. Korelasinya dng judul sebelumnya.

- Niat (Arti) akan sah apabila dibaca dalam hati, berbarengan dengan ucapan Takbiratul Ihram. Apabila niat sah maka akan menghantarkan sah nya shalat. Tapi bila niat tidak sah maka pasti shalat tidak sah, karena ada salah satu rukun shalat yakni niat tidak sah.

- Shalat sunnah sangat banyak macamnya. Tata cara pelaksanaan, niat dan do’anya juga bermacam-macam.

- Semua shalat sunnah di atas adalah shalat sunnah non rawatib yang tata cara (syarat dan rukun)  pelaksanaannya sama dengan shalat fardhu. Yang berbeda hanyalah niat saja. 

No comments: